Rentetan Kisahku dari sejak mengenalnya sampai akhirnya Allah memisahkan


hari itu posisi lagi mudik kekampung halaman, sekitar bulan juli seseorang mengirimkan aku pesan melalui sms
"Assalamualaikum wrwb?benar ini dengan dek Musti"
"w'alaikumussalam. iya benar, kalau boleh tau ini siapa ya, ada yang bisa saya bantu?"
"oh iya, perkenalkan nama saya mr.X, saya dapat nomer adek dari saudara sepupunya, bolehkah saya mengenal adek, sekalian untuk menjalin silaturrahmi"
"oh iya boleh silahkan kak".

satu hari berlalu dia kembali mengirimkan pesan kepadaku
"asaalamualaikum dek? boleh saya berkunjung kerumahnya hari ini?"
waalaikumussalam, boleh kak silahkan, asaalkan tidak pada waktu larut malam
beberapa jam kemudian, aku membaca pesan kembali dari dia, ternyata dia gak bisa kerumahhari ini, karena lagi ada tugas ke mataram.
hari ketiga akhirnya dia mengirimkan pesan akan kerumah saya waktu malam, setelah aku sholat isya' aku pun persiapan untuk menyambut sang tamu yang belum saya kenal sama sekali. jam sudah menunjukkan jam 21.00 namun belum terlihat ada tanda-tanda seorang tamu yang datang, akhirnya telponku berbunyi yang ternyataitu adalah dari sang tamu yang akan berkunjung. aku pun berlari keluar ke pinggir jalan depan rumahku sambil menjelaskan kepadaya bahwa rumahku dekat sama sungai dan dekat pula dengan kuburan, setelah aku menjelaskan akhirnya telponnya tiba tiba mati, sedangkan saya tak tau sampai mana dia pada saat itu. perasaan gelisah pasti ada meskipun aku tak mengenalnya, aku liat jam sudah menunjukkan jam 21.30, saya khawatir jika terjadi sesuatu ditengah jalan, cuman aku hanya bisa berdo'a semoga allah melindunginya dan bisa membawanya sampai kerumahku, lebih-lebih jika memang mungkin nanti dia yang akan ditaqdirkan oleh allah sebagai jodohku. beberapa menit kemudian telponku berbunyi yang ternyata itu dari sang mr.X. aku langsung bertanya sudah sampai mana? ternyata dia sudah nyampai dekat dari rumahku, dia bertanya kepada seseorang yang ada dipinggir jalan dimana letak dan jalan kerumahku, dengan arahan yang diinfokan oleh tetangga itu akhirnya dia pun sampai kerumahku, alhamdulillah

aku menyapa dengan salam dan senyuman, aku mempersilahkannya untuk masuk ke leaving room, sambil saya memberitahukan kepada kedua orang tuaku bahwa ada tamu, seperti biasa orang tuaku selalu ramah kepada siapa saja tamu yang datang, sementara aku pergi ke dapur untuk make coffe for him.tapi karna aku belum tau dia bisa minum copy apa tidak, akhirnya aku buatkan teh yang sangat merah kebanyakan tehnya until make me shy becouse that, but it's oke, the mean point i have give for drink to him.fo the first we just make introduce and talk little. whwn i see him, my feeling he very shy, a little talk, pation and good person. step by step we talk about something,and like usually i always make joke and make enjoy condisition becouse i know he very shy and don't know what does she say to our family. time is running out. he ask permite for go back to his house, he shake hand to my parents, brother and to me of course but without shake my hand

after that he come back to his house, for 5 minutes direcly i get message from him, he says to me "thanks dek you have give me enter to your house and receive my arrival is well, for later,can i go to your house again, will you give me?
"u a welcome kak, nice to meet you.yeah just come if you want to visit me later. the door always open for you, but with one condition, don't come when the evening,better if you come afternoon, that for avoid relative for wrong talk and mis understand    for that and keep slander from society.if you agree about that,yeah i give you permit to come later.

for the second time we can meet again, and more intimate than before. he share about the work and activities every day, explain about his family and we can

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

pahit manis dalam kehidupan berkeluarga

rindu yang menyakiti

obat hati adalah mendekat kepada Allah